GURU dan DOSEN
 Jika ada yang bertanya apa beda dosen dan guru,sebagian besar kita akan menjawab dosen mengajar di universitas, sedangkan guru di sekolah. Benarkah begitu?Mungkin juga begitu, tapi mungkin adalagi bedanya yang lain. Kebanyakan dosen mengajar di beberapa tempat sedangkan kebanyakan guru hanya di satu tempat.Apakah itu karena dosen lebih rajin daripada guru? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Mungkin juga karena dosen tersebut harus bekerja lebih ekstra karena yang disatu tempat tersebut belum mencukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Kenapa begitu? Apakah kebutuhan dosen lebih banyak daripada guru ataukah gaji dosen lebih kecil daripada guru?Untuk pertanyaan yang ini saya tidak berani menjawabnya, mungkin pembaca bisa mendapatkan info dari sumber lain (repot juga kali ya nanya-nanya gaji orang, jangan-jangan orangnya marah he..he.).
Trus apa persamaan guru dan dosen? Sama-sama mendidik manusia menjadi orang yang lebih terdidik…Kalau begitu, mestinya yang mendidik juga mesti terdidik ya.. Tidak hanya intelektualnya tapi juga mentalnya. Semestinya tidak ada pendidik yang menggadaikan profesinya demi sejumput rupiah. Maksudnya? Mungkin sudah pernah dengar oknum dosen yang menjual nilai A seharga berapa…Atau oknum guru yang memberi bocoran saat ujian nasional kepada murid-muridnya. Masya Allah, seharusnya sebelum memutuskan menjadi pendidik tolong berkaca diri dulu. Kenapa ada pendidik yang begitu? Jawabannya adalah karena pendidik juga manusia…punya rasa punya hati…..Memang betul ya, jadi apapun kita, dosen/guru/apapun baik buruknya tergantung hati dan rasa kita……………………(juli 2008/ismawati)
|
This entry was posted
on Thursday, July 3rd, 2008 at 6:53 pm and is filed under Uncategorized.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.